Pemerintah Kota Palangka Raya seharusnya menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ke-XXIX tahun 2016. Namun dengan alasan keterbatasan dana, Pemkot menyatakan ketidaksanggupannya.

Melihat kondisi ini Pemerintah Provinsi Kalteng bersedia membantu untuk mengambil alih pelaksanaan kegiatan MTQ ini.

“Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalteng, semula tuan rumah MTQ adalah Palangka Raya, namun karena kendala dana sehingga tuan rumah diambil alih Provinsi Kalteng,” ungkap Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov, Syahruddin, Senin (11/1/2016).

Keputusan itu, lanjutnya, dikeluarkan sesuai dengan hasil rapat koordinasi Lembaga Penyelenggara Tilawatil Quran (LPTQ) Kalteng atas permintaan peninjauan ulang SK gubernur kalteng tentang penetapan tuan rumah.

Sedangkan rencana pelaksanaan dijadwalkan pada akhir Juni 2016 bertempat di kota Palangka Raya. Pertimbangan ini diambil setelah selesainya bulan ramadhan atau Idul Fitri.

“LPTQ akan menerbitkan SK kepanitiaan supaya dapat segera melaksanakan berbagai persiapan,” jelasnya.(TP/B-12)