BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meminta lembaga pembiayaan baik perbankan maupun non bank meningkatkan perhatian pada kalangan pengusaha muda atau Startup, terutama yang berbasis inovasi dan teknologi.
"Untuk mendukung bangkitnya perekonomian pastinya tidak mudah, perlu dukungan dan kerja sama semua pihak termasuk di dalam lembaga pembiayaan. Saya harap lembaga ini bisa memperhatikan pengusaha muda atau Startup di Kota Cantik," katanya, Selasa, 19 Juli 2022.
Dia mengatakan, bisnis yang baru saja dirintis atau bisnis rintisan masih berada pada fase pengembangan atau penelitian untuk terus menemukan pasar maupun mengembangkan produknya. Tak jarang juga masih kesulitan dalam urusan permodalan.
"Masalah modal ini memang menjadi krusial bagi beberapa startup. Banyak startup yang tumbang bukan hanya tidak bisa mendapatkan pasar dan pengguna tetapi juga kehabisan modal," ungkapnya.
Pemerintah kata dia akan memperkuat pelaku ekonomi digital ini dengan melakukan deregulasi dan juga memberikan pelatihan pengembangan kapasitas untuk berkompetisi. Ini bukan hal baru karena sudah menjadi rancangan dalam RPJMD 2018-2023.
--page
"Inovasi dan teknologi tidak jatuh dari langit, tapi lahir dari keseriusan anak muda di daerah dalam meneliti dan mengkajinya. Oleh karena itu, inovasi dan teknologi perlu didorong dan ditingkatkan melalui kerja sama kemitraan," tuturnya.
Kerja sama yang dapat dilakukan yakni antara kampus dan lembaga penelitian sebagai inovator, didukung oleh lembaga pemerintah di bidang riset dan teknologi, dikembangkan oleh dunia usaha dan dibiayai oleh lembaga pembiayaan. (HENDRI/B-7)









