BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah meminta kepada pemda melalui dinas terkait supaya dapat menggalakkan kembali event seni budaya.
Selama pandemi Covid-19 melanda Kalteng dan mengalami masa-masa sulit. Di mana kasus Covid-19 meningkat pada waktu itu gelaran seni budaya khususnya di Kalteng vakum atau tanpa ada kegiatan apapun, sehingga berdampak pada perekonomian pelaku seni budaya.
"Sekarangkan pandemi sudah mulai melandai, jadi harapan kita pemda melalui Disbudpar supaya bisa mengadakan event-event seni budaya secara berkala untuk membangkitkan kembali gairah kesenian di provinsi ini," ucapnya, Selasa, 19 Juli 2022.
Selama pandemi Covid-19 tentu perekonomian para pelaku seni menurun sebab tidak ada event yang bisa diikuti, sehingga mereka beralih pekerjaan untuk sementara waktu. Melandainya pandemi saat ini, merupakan waktu tepat untuk kembali menggelar berbagai event seni budaya.
Selain itu kembali digelarnya berbagai event seni budaya tidak hanya berdapak pada perekonomian pelaku seni itu sendiri, akan tetapi juga terhadap perekonomian pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) maupun industri kecil menengah (IKM).
--page
Di sisi lain, melihat prosfek dan potensi hasil karya seni Kalteng yang memiliki nilai ekonomi seperti halnya kerajinan tangan yang bisa diekspor, drama pertunjukan yang menceritakan tokoh-tokoh zaman dahulu, cerita masyarakat dayak yang tertuang dalam buku, dan lain sebagainya tentu semuanya harus didukung.
"Secara perlahan kita harus bisa bangkit, terutama seni budaya yang selama ini vakum akibat pandemi harus dapat kita bangkitkan kembali gairahnya. Apapun potensi seni itu kalau bisa dikembangkan harus dikembangkan dengan harapan bisa menjadi pendapatan bagi pelaku seni maupun daerah," tukasnya. (DONNY D/B-11)









