PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan informasi hoax dan hate speech yang sering menjadi polemik saat pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Dalam tahun politik, potensi permasalahan dalam pilkada yaitu adanya hoax,  hate speech," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng Akhmad Husain seperti dikutip dari MMC Kalteng, Selasa 19 Juli 2022.

Selain itu ia mengingatkan terkait penggunaan teknologi informasi sebagai media untuk menyebarkan isu-isu yang menimbulkan konflik dalam menyongsong tahun politik.

Generasi muda bisa memiliki peran yang besar dalam menangkal dan meredam berbagai potensi dan masalah dalam tahun politik tersebut.

"Generasi muda atau kaum milenial pada dasarnya memiliki citra lebih terdidik, terbuka, dan paham teknologi, memiliki pengaruh yang besar untuk meminimalisir potensi-potensi konflik dalam tahun politik," pungkasnya. 

--page

Husain juga menyampaikan moderasi beragama sebagai konsepsi yang dapat membangun sikap toleran dan rukun guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. (HERMAWAN DP/B-11)