KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Polres Kapuas telah melaksanakan apel gelar personel dan sarana dan prasarana atau sarpras dalam rangka penanggulanhan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun bencana banjir, bertempat di mapolres setempat pada Selasa, 19 Juli 2022.

Kegiatan ini diikuti personel yang terdiri dari TNI - Polri, Manggala Agni, BPBD, Tagana, Satpol PP dan Damkar, Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Kapuas AKBP Qori WicKsono memberikan arahan kepada peserta apel agar menyiapkan satuan tugas penanggulangan bencana pada masing-masing instansi sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya yang dilengkapi dengan peralatan pendukungnya.

"Tingkatkan dan mantapkan kemampuan serta keterampilan teknis bagi setiap personel yang ditugaskan memalui simulasi dan latihan penggunaan alat pemadam api maupun alat penanganan banjir bekerja sama dengan TNI, BPBD, Damkar dan manggala agni," katanya.

Kemudian agar melakukan pemetaan wilayah hutan dan lahan yang rawan kebakaran hutan, lahan dan banjir di wilayah masing masing.

--page

"Meningkatkan kerjasama antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk melakukan pembinaan dan penyuluhan serta sosialisasi pada masyarakat agar meningkatkan kepedulian akan bahaya karhutla melalui pemasangan spanduk, baleho maupun maklumat Kapolda Kalteng," jelasnya.

Lalu, cek kesiapan 10 posko rawan karhutla yang sudah ada termasuk posko command center selaku posko induk, baik pengecekan personel dari instansi terkait seperti TNI, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat peduli api serta cek kelengkapan sarana dan prasarana yang ada sehingga siap untuk digunakan.

"Laksanakan patroli gabungan TNI, Polri, BPBD, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat peduli api untuk segera cek bila ditemukan titik api," imbuhnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)