LIMA gelar Ballon d’Or (pemain terbaik dunia), dengan usia masih 28 tahun, membuat siapapun tak bisa menyangkal kehebatan Lionel Messi di lapangan bola. Alhasil, yang ada tinggal decak kagum dan perasaan bahwa ini seperti suatu hal yang mustahil.

Tetapi itu terjadi. Kapten Timnas Argentina itu mungkin masih bisa mendapatkan gelar yang sama. Dan, sang ayah, Jorge Messi, pun hampir tak percaya, anak yang semasa kecilnya mengalami hambatan pertumbuhan hormon kini pengoleksi titel pemain sepak bola terbaik paling banyak.

Namun, Jorge mengatakan, Messi menjalani takdirnya sebagai pesepakbola dengan gembira. Karena itulah, ia mencapai kesuksesan dengan gemilang.

“Kami meninggalkan Argentina dengan segudang mimpi dan ilusi, tapi juga beberapa rasa takut. Lionel menikmati perjalanan itu. Saya kira ia mulai menempa gagasan untuk sukses dalam hal yang paling ia cintai: sepakbola,” tulis Jorge untuk suratkabar Marca, Spanyol.

La Pulga kembali menjadi peraih anugrah pemain terbaik dunia yang digelar di Zurich, Senin (11/1/2016). Ini menjadi pencapaian terbaru dalam perjalanan karier sang bintang yang dimulai ketika keluarganya terpaksa meninggalkan Argentina ke Barcelona saat masih berusia 13 tahun.

Sejarah mencatat, di belakang Messi hanya ada nama Michel Platini dan Cristiano Ronaldo, yang meraih tiga gelar Ballon d’Or. Dan, hanya Ronaldo yang punya potensi menyaingi  Messi karena masih aktif bermain. Namun, Ronaldo kini sudah melewati usia 30. (B-10)