INSIDEN baku tembak dan ledakan di sekitar Plasa Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, lokasinya dekat dengan Istana Negara yang merupakan jantung pemerintahan RI, Kamis (14/1/2016. Namun, ketika itu Presiden Joko Widodo sedang melakukan kunjungan kerja di Cirebon, Jawa Barat.
Atas peristiwa tersebut, dari Kota Udang, Jokowi mengeluarkan pernyataan atas insiden yang sedikitnya menewaskan empat orang dan melukai tiga orang itu. Intinya, Jokowi mengutuk peristiwa berdarah tersebut dan mempersingkat agenda kunjungan kerjanya di Cirebon untuk kembali ke Jakarta.
Inilah Pernyataan lengkap Jokowi:
1. Sekitar 40 menit lalu saya mendapatkan laporan tentang ledakan dan penembakan di Jalan Thamrin, Jakarta.
2. Kita semuanya tentu saja berduka atas jatuhnya korban dari peristiwa ini.
3. Kita semuanya mengecam tindakan yang mengganggu keamanan masyarakat, mengganggu ketenangan rakyat, dan menimbulkan teror ke masyarakat.
4. Saya perintahkan Kapolri, Menko Polhukam, untuk kejar, tangkap, baik yang di peristiwa maupun yang ada di jaringan-jaringan ini.
5. Negara, bangsa, dan rakyat tidak boleh takut, tidak boleh kalah oleh aksi teror seperti ini.
6. Dan, saya harap masyarakat tetap tenang karena semua terkendali
7. Setelah ini agenda saya potong dan kembali ke Jakarta. (B-1)








