PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir merangkak naik. Tercatat, ada 83 orang yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan, baik di rumah sakit ataupun isolasi mandiri.

Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menyebutkan, dari data tersebut, rata-rata penyebabnya transmisi lokal. Bermula dari seseorang melakukan perjalanan ke luar daerah, lalu menularkan ke keluarganya ataupun lingkungan terdekatnya. 

"Dalam 9 hari terakhir, ada penambahan 80 kasus positif. Terbanyak ada pada tanggal 19 Juli kemarin, yakni 20 kasus yang tercatat. Sementara kesembuhan sendiri selama 9 hari terakhir baru ada 41 orang," katanya, Kamis, 21 Juli 2022.

Menurut wanita yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD Kota Palangka Raya ini, meningkatnya kasus itu karena beberapa faktor. Pertama, masyarakat dinilai mulai abai terhadap ketaatan menjalani protokol kesehatan (Prokes).

"Tingkat kepatuhan masyarakat saat ini sudah mulai menurun sejak kasus Covid-19 berkurang signifikan beberapa bulan terakhir. Bisa kita temui masyarakat yang mulai jarang memakai masker dan mencuci tangan usai beraktivitas. Kita akan evaluasi kembali serta melakukan sosialisasi dan edukasi kembali di masyarakat," ungkapnya.

--page

Faktor yang kedua adalah, capaian vaksin booster di masyarakat ternyata saat ini masih berkisar pada angka 35 persen dan masih jauh di bawah target. Sehingga, hal tersebut dinilai memicu tak meratanya kekebalan tubuh masyarakat dari serangan virus Covid-19.

"Vaksin 1 dan 2 di Kota Palangka Raya saat ini sudah sesuai target. Bahkan melebihinya. Namun yang masih rendah yakni vaksin booster 35 persen. Pemko berkomitmen untuk terus menggencarkan kembali vaksinasi dosis 3 atau booster untuk mencegah penyebaran Covid-19," pungkasnya. (HENDRI/B-7)