BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau Rabu (20/07/2022) menyambutan kedatangan rombongan peserta dan Dosen Pembimbing lapangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan ke X tahun 2022.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum Kantor Bupati Pulpis itu dipimpin langsung oleh Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang melalui Asisten I Setda Pulpis HM Syariful Pasribu
"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mengucapkan selamat datang kepada peserta KKN Kebangsaan serta dosen pembimbing lapangan. Kami merasa bangga karena Pulang Pisau bisa dipercaya menjadi salah satu tuan rumah KKN yang berskala nasional ini," ucap asisten I Setda Pulpis itu.
Syariful mengungkapkan peserta KKN di Kabupaten Pulang Pisau berjumlah 310 mahasiswa berprestasi dari 73 perguruan tinggi se-indonesia.
Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata, lanjutnya, ratusan mahasiswa tersebut akan disebar di 31 Desa di wilayah Kecamatan Maliku dan Pandih Baru.
--page
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan KKN Kebangsaan ini sebagai wujud dari Kebhineka Tunggal Ika bangsa Indonesia yang beragam suku dan budaya, namun tetap bersatu dalam jiwa nasionalisme saling menghargai satu sama lain," katanya.
Dalam kesempatan itu, Syariful juga menjelaskan kecamatan Maliku dan Pandih batu merupakan lokasi food estate, sebagaimana tema kegiatan KKN ini yaitu penerapan falsafah huma betang sebagai perwujudan NKRI untuk mendukung — pengembangan lumbung pangan (food estate) menuju kemandirian nasional.
Filosofi huma betang dalam bahasa dayak ngaju, huma artinya rumah dan betang adalah mengedepankan musyawarah mufakat, kesetaraan, kejujuran, jadi masyarakat dayak sangat ramah, mengutamakan kekeluargaan dan gotong royong begitu juga dalam menyelesaikan masalah.
"Falsafah huma betang yang masih menjadi pedoman masyarakat kalimantan tengah ini diharapkan dapat mewujudkan NKRI sebagai lumbung pangan nasional melalui program food estate," ungkapnya.
Ia juga menyebutkan keberhasilan food estate di Kabupaten Pulang Pisau adalah meningkatnya produksi dapat dicapai melalui peningkatan indeks pertanaman dari 1 kali musim tanam/panen menjadi 2 sd 3 kali musim tanam/panen.
--page
Selain itu penguatan kelembagaan seperti gapoktan di masing-masing kecamatan diarahkan saling terintegrasi menjadi kawasan pertanian berbasis korporasi — petani.
"Harapan kami dengan pengetahuan, pengalaman dan ilmu yang dimiliki mahasiswa dapat melakukan perubahan yang lebih baik karena mahasiswa adalah agent of change (agen perubahan) harus mampu memposisikan dan menyesuaikan diri dengan masyarakat serta mampu berperan sebagai informan, mativator, dan penghubung antar sistem," pungkasnya. (ang)









