PELAIHARI - Perselisihan dua tetangga di Desa Bentok Darat, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut berujung maut. Samsir Alamsyah, terpaksa meregang nyawa di tangan Ramadhan Sadri, Selasa (12/1/2016) sekitar pukul 20.30 Wita.
Samsir ditemukan dalam keadaan tersungkur bersimbah dari akibat tebasan golok Ramadhan. Ramadhan kalap hingga menyabet leher, perut, wajah, bahu dan punggung Samsir.
Pada awalnya dua tetangga ini terlibat adu mulut. Tapi tak jelas apa yang menjad persoalan di antara keduanya. Baik Samsir dan Ramadhan lantas didamaikan oleh Kepala Desa Bentok Darat di Polsek Bati-Bati.
Namun, korban tidak mau berdamai dengan alasan masih ada masalah dengan Polsek Bati-Bati. “Selanjutnya Kepala Desa meminta untuk berdamai di Desa Bantok Darat, namun korban tidak mau berdamai,” terang Kapolres Tanah Laut AKBP Rizal Irawan di Pelaihari, Rabu (13/1).
Kapolres mengungkapkan, pada malam itu korban mendatangi rumah pelaku untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, ujung dari pertemuan itu malah terjadi keributan.
“Keributan itu mengarah ke perkelahian, dan mengakibatkan korban meninggal dunia,” ungkap Rizal Irawan.
Lebih lanjut dia mengemukakan, akibat kejadian itu pelaku dikenakan pasal 338 dan 354 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun penjara.
“Barang bukti berhasil diamankan berupa, satu pasang sepatu warna putih, satu buah senjata tajam jenis golok atau parang,dan satu buah jaket warna hitam.”
(ANT/B-12)








