PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah berusaha melakukan antisipasi Subvarian Covid-19 BA.4 dan BA.5 walaupun situasi pandemi di Indonesia masih berada di level 1 berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Pemerintah terus mengantisipasi penyebaran subvarian baik BA.4 maupun BA.5,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia mengatakan pihaknya terus memantau penambahan kasus, dimana penambahan kasus tertinggi saat ini masih terjadi di Jawa-Bali yang merepresentasikan hampir 95 persen kasus.

“Sementara itu, untuk daerah-daerah di luar Jawa-Bali relatif masih rendah dan landai,” sebut dia.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Kamis 21 Juli 2022, kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 35 orang dan yang isolasi mandiri ada 122 orang.

Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 96,78 persen, dalam perawatan 0,27 persen, dan meninggal 2,95 persen.

--page

Kemudian secara kumulatif, total kasus konfirmasi Covid-19 Kalteng berjumlah 57.397 kasus, pasien sembuh 55.547 orang, dan pasien meninggal dunia 1.693 orang. (HERMAWAN DP/B-5)