KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Kalteng Willy Midel Yoseph memberikan tanggapan atas aksi Aliansi Masyarakat Gunung Mas (AMGM) dan sejumlah Ormas yang melakukan blokade jalan beberapa saat lalu. 

"Kalau ada yang menyampaikan aspirasi dan mereka sudah menyampaikan sebelumnya kepada aparat, pemerintah dan kepada semua pihak bahwa mereka akan melakukan unjuk rasa, itu harus mendapat tanggapan oleh pemerintah, aparat dan pihak-pihak terkait lainnya," ujar Willy usai melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gunung Mas, Kamis 21 Juli 2022 sore. 

Willy melanjutkan jangan sampai pihak yang melaksanakan aksi melakukan perbuatan tidak diinginkan karena ketidak puasa mereka akibat tidak ada tanggapan dari pihak-pihak terkait. 

"Saya mengingatkan pemilik Perusahaan Besar Swasta (PBS) agar bisa mengangkut barang produksinya sesuai dengan aturan yang berlaku. Jangan sampai kapasitas truk angkutan melebihi kemampuan jalan untuk menopang beban," tukasnya. 

AMGM dan sejumlah Ormas melakukan aksi damai dan blokade jalan di Desa Dahian Tambuk, Senin 18 Juli 2022. Aksi AMGM bersama Ormas tersebut berkaitan dengan salah satu pelanggaran komitmen yang sudah disepakati pada 5 Januari 2022 terkait penanganan jalan Palangka Raya - Kuala Kurun. 

Pelanggaran komitmen yang dimaksud yakni masih adanya truk berkapasitas besar yang tidak sesuai aturan yang berlaku masih melintasi jalan umum. (RISKA/B-11)