FIRMAN, Clomby,56, pensiun­an­ PNS tewas bersimbah darah, Kamis (14/1/2016) pukul 01.00 WIB. Pelaku tewas di­keroyok perampok di Desa Bakungin RT 07. Korban me­ni­­ng­gal di tempat setelah mendapat 9 luka tusukan.

“Pelaku masuk lewat jende­la­ dengan cara mencongkel, tapi korban sempat melawan­ dan akhirnya kedua teman pelaku yang berjaga di luar langsung masuk dengan memecahkan kaca jendela depan,” tutur Kapolres Kapuas AKBP Hendra Rochmawan.

Informasi yang disampai­kan­ kapolres itu berdasarkan informasih saksi tak lain is­tri korban, Siti Rahma, 43. Kor­ban melawan. Itu terlihat dari 9 tusukan di tubuh.

Dua bacokan di tangan ki­ri dan kanan. Tim forensik Pol­res Kapuas dibantu dokter­ dari Puskemas Barimba mela­kukan otopsi.

“Saat kejadian terjadi keributan sehinga tetangga kor­ban langsung berdatangan, na­mum nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi.”

Untuk sementara motif pem­bunuhan karena dendam,­ karena tiadk ada harta benda kor­ban yang hilang.

Sudah ada tiga orang yang dicu­rigai, tapi polisi masih ma­lakukan penyelidikan untuk mengungkapan kasus pencuri­an dengan pemberatan.

“Memang 3 tiga orang yang di­curigai dan satu sudah di­aman, tapi masih belum bi­sa dimintai keterangan, se­bab masih mabuk akibat pe­ngaruh obat jenit, karena me­nurut saksi istri korban, ke-3 pelaku itu menggunakan to­peng saat melakukan penye­rangan pada subuh.” (JM/B-6)