PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbun Kalteng H Rizky R Badjuri menegaskan pentingnya data untuk perencanaan pembangunan sektor perkebunan.

“Data yang tersusun dengan baik dan lengkap adalah dasar dalam perencanaan pembangunan perkebunan,” seperti dikutip dari MMC Kalteng.

Ia menjelaskan hal itu yang turut mendorong pihaknya menyelenggarakan pelatihan Sistem Informasi Geografis dasar Surat Tanda Daftar Usaha Budidaya (STDB) sebagai langkah membenahi kekurangan yang ada.

“Pelatihan ini bertujuan untuk membenahi kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan perkebunan, khususnya data kebun rakyat,” sebut dia.

Rizky meyakini dengan adanya peningkatan kualitas data geospasial, akan sangat bermanfaat untuk pembuatan STDB, sebagai sistem registrasi perkebunan rakyat.

STDB digadang-gadang sebagai prasyarat untuk menuju sistem sertifikasi perkebunan sawit berkelanjutan di Indonesia atau Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

“Dengan kemampuan GIS yang lebih baik, diharapkan Pemerintah Daerah dapat memenuhi kebutuhan penelusuran rantai pasok komoditas, status kepemilikan tanah, dan data teknis penting lainnya dibidang perkebunan,” tutup Rizky. (HERMAWAN DP/B-11)