MANTAN kiper Timnas Kolombia, Faryd Mondragon, berupaya mengakhiri hidupnya pada Se­lasa (12/1/2016) waktu setempat.

Mondragon yang sempat membela Galata­sa­ray pada musim 2001 hingga 2007 dilarikan ke klinik Valle del Lili, Cali, Kolombia, karena mengalami overdosis obat anti depresi.

Beruntung, pria yang dinobatkan sebagai ki­per tertua pada Piala Dunia 2014 dengan usia 43 tahun 3 hari itu ditemukan warga se­kitar dan nyawanya berhasil diselamatkan. Kini Mondragon berada dalam kondisi stabil.

“Hari Selasa malam, tuan Faryd Mondra­gon masuk ke institusi kami dengan kondisi me­tabolisme tidak stabil. Kini pasien berada da­lam kondisi bagus, dipantau oleh tim medis dan kami sedang menunggu perkembangan­nya,” demikian pernyataan pihak klinik se­perti dilansir Fundacion.

Beberapa jam sebelum kejadian, pria 44 ta­­hun itu menuliskan pesan terak­hir di Fa­cebook-nya. Bila ditelaah, eks kiper FC Koln itu berada dalam tekanan besar. “Hanya saya yang berhak menghakimi ke­hidupan pribadi dan saya lelah dihakimi oleh orang lain tanpa men­dapat kesempatan un­tuk mempertahan­kan diri,” tulisnya. (Bola.com/B-3)