BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Telah terjadi modus pencurian dengan berpura-pura menjadi pembeli, ternyata ia justru membawa kabur barang dagangan sembako di kios, milik seorang warga Perumahan Pinang Merah, Gang 9, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu, 23 Juli 2022 sekitar pukul 11.15 WIB.
Rina selaku pemilik Kios Sembako 'Mamah Yola' menceritakan, pelaku adalah seorang perempuan dengan ciri - ciri agak gemuk, mengendarai kotor berwarna biru. Dari toko miliknya, pelaku telah membawa kabur sebanyak 5 sak beras merek 2 baung dan gentong dengan berat 10 Kg.
"Peristiwa tersebut terjadi ketika saya sedang tidak berada di kios sembako, saat itu saya sedang mengantar pesanan minyak goreng, sementara yang ada di toko adalah karyawan saya," ujarnya.
Dalam memancarkan aksinya, perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu berlagak sudah kenal baik dengan pemilik toko, dan saat ia memesan beras ukuran 10 kilo sebanyak 5 sak, telor ayam 2 piring serta Susu Indomilk kaleng.
Saat karyawannya sedang menyiapkan pesanan, pelaku sempat ke toko sebelah yang juga miliknya, untuk melihat-lihat pakaian yang dipajang.
"Setelah itu ia bilang sama penjaga toko saya, kalau mau mengantarkan beras terlebih dahulu, dan meninggalkan belanjaan lainnya seperti telor dan susu," jelasnya.
Rina mengaku saat itu ia sempat berpapasan dengan pelaku, dan sempat melihat beras dengan merk 2 baung sama gentong ukuran 10 kilo gram yang dibawa pelaku, namun ia berpikir bahwa orang tersebut baru saja pulang berbelanja.
--page
Setelah sampai di toko ia bersama karyawannya menunggu orang tersebut, namun tidak kunjung datang hingga sore hari, kemudian mereka baru tersadar telah menjadi korban penipuan oleh orang tersebut.
"Awalnya dikira orangnya akan kembali untuk ambil belanjaannya yang lain. Sepertinya susu dan telor sengaja ditinggal untuk mengelabui karyawannya saya," tuturnya.
Kejadian tersebut, ia jadikan pembelajaran dan di ikhlaskan, meskipun pemilik toko merugi sekitar 650 ribu rupiah. (DANANG/B-6)









