PALANGKA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan, tingkat kesadaran masyarakat di kota setempat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan sudah cukup tinggi. Kini angkanya mencapai 84,90 persen.

"Kita sudah mencapai universal health converage (UHC). Tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan sudah cukup baik, yakni dari jumlah penduduk 293.023 jiwa mencapai 84,90 persen dan hanya 14.761 jiwa yang belum terdaftar," katanya, Senin 25 Juli 2022.

Adapun UHC itu sendiri merupakan suatu sistem penjaminan kesehatan yang memastikan semua orang menerima pelayanan kesehatan tanpa harus mengalami kesulitan finansial.

Pemerintah Kota Palangka Raya terus memandang pentingnya kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya dengan berupaya menyediakan anggaran iuran kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat ekonomi rendah. Hal itu untuk mampu mencapai UHC yang lebih baik.

“Kami juga mendorong perusahaan/Badan Usaha, untuk mendaftarkan karyawan dan keluarganya ke BPJS Kesehatan. Terutama aktif mengalokasi iuran JKN-KIS,” ujar Fairid.

--page

Di samping itu pemerintah juga terus mendorong ASN dan TNI/Polri, serta unsur lainnya untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Kesehatan di ruang lingkupnya masing-masing. Hal ini sebagaimana regulasi terkait optimalisasi JKN-KIS dari tindak lanjut Inpres 1 Tahun 2022. (HENDRI/B-5)