PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Sriosako mendorong adanya sinergitas semua pihak dalam upaya mitigasi kerusakan jalan perkotaan dengan menekan aktivitas kendaraan dengan muatan berlebih.

Ia menyebut ada beberapa solusi yang dapat diimplementasikan pemerintah, untuk mengurangi kerusakan jalan perkotaan akibat aktifitas kendaraan angkutan berlebih atau over kapasitas saat melewati jalan perkotaan yaitu dengan membangun kawasan khusus pergudangan.

"Kawasan pergudangan ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi aktifitas angkutan berat. Mekanismenya, barang atau logistik dengan muatan berat wajib di masukan ke kawasan pergudangan terlebih dahulu, kemudian didistribusikan kembali ke dalam kota dengan menggunakan kendaraan yang lebih ringan," ujarnya, Senin, 25 Juli 2022.

Dikatakannya, guna untuk lebih memaksimalkan hal tersebut, tentunya pemerintah daerah juga perlu membentuk suatu payung hukum yang mempertegas pelarangan kendaraan angkutan melebihi kapasitas tonase tidak boleh melintas di jalan perkotaan.

Baik itu dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Walikota (Perwali) maupun Peraturan Bupati (Perbup). Selain untuk menjaga kondisi jalan tetap baik dalam jangka waktu yang lebih lama, hal tersebut juga guna memberikan kenyamanan pengguna jalan, khususnya di wilayah perkotaan.

--page

"Sebagai contoh, pemerintah telah membangun ruas Jalan Mahir Mahar yang bisa di lewati oleh kendaraan bermuatan berat. Maka, sudah seharusnya angkutan berat tidak diizinkan untuk melewati jalan perkotaan, karena akan mempercepat kerusakan jalan kota. Jadi, kami harap masukan ini bisa menjadi perhatian pemerintah," tegasnya. (DONNY D/B-11)