BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasar Sungai Bulin, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian pedagang, nyatanya justru sepi dan beberapa pedagang meninggalkan lapak.
Menanggapi hal tersebut, DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat mengharapkan agar Pemkab Kobar cepat bertindak agar pasar Sungai Bulin agar ramai pengunjung.
Mengingat pasar tersebut sejak beberapa bulan terakhir sepi pengunjung dan pedagang meninggalkan lapak pasar. Pasalnya pedagang lebih memilih berjualan dipinggir jalan dibandingkan dengan di dalam pasar.
Anggota DPRD Kobar Sudrajat Akbar mengatakan sepinya pengunjung pasar Sungai Bulin ini sudah dirasakan sejak sebulan diresmikan. Pasalnya keberdaaan pasar yang terlalu dalam dari jalan raya membuat pembeli enggan masuk.
"Pemkab Kobar mestinya cepat respon ketika banyak pedagang meninggalkan lapaknya di Pasar Sungai Bulin, Kelurahan Mendawai dan jangan dibiarkan berlarut," katanya.
Sehingga hal ini juga harus dipikirkan supaya pasar bisa ramai. Sehingga pedagang juga mendapatkan hasil yang maksimal.
"Kami harap pemda jangan terlalu fokus di Pasar Indrasari, karena eskipun tak diurusi, pasar tersebut bakal jalan. Sementara di Pasar Bulin ini seolah tak diperhatikan," katanya.
Pemerintah jangan hanya sekedar membangun, kemudian diresmikan lalu ditinggal. Harus dipikirkan keberlangsungan saat membangun pasar.
--page
"Harapan pemerintah saat membangun pasar agar terjadi perputaran uang besar. Tapi kalau lapak ditinggalkan pedagang, bagaimana perputaran uang bisa terwujud. Justru pedagang merugi, jika dibiarkan seperri itu," ungkapnya.
Kenyataanya banyak pedagang meninggalkan lapak Sungai Bulin ini lantaran berjualan dipinggir jalan. Hal itu dinilai lebih menjanjikan dibandingkan dengan berjuakan dalam pasar.
"Maka penataan pedagang nantinya juga harus dilakukan. Termasuk fasilitas penunjang pasar juga harus dipenuhi, baik itu akses jalan masuk, tempat parkir yang memadai dan kedepan diharapkan banyak jualan pedagang yang lebih beragam, sehingga pengunjung bisa leluasa memilih, " pungkasnya. (DANANG/B-6)









