Ada cerita menarik lainnya dari pelarian Dokter Rica Tri Handayani (28 tahun). Saat singgah satu malam di Hotel Diana, Jalan Pakunegara, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, gerak-geriknya penuh keanehan.

‘’Lagak bicaranya seperti orang gugup. Ia juga terlihat selalu menunduk saat saya ajak berbicara dan mentgaku tidak membawa KTP. Setelah membayar (sewa kamar hotel), mereka langsung masuk kamar,” kata Imam, resepsionis Hotel Diana, kepada Borneonews, Kamis (14/1/2016).

Dokter Rica datang menghampiri resepsionis untuk memesan dua kamar hotel yang bersebelahan, yaitu nomor 37 dan 38, pada Minggu (10/1/2016) sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian menyusul masuk ke hotel tiga orang, yaitu dua pria dan seorang wanita berjilbab yang menggendong seorang anak balita.

Belakang dike-tahui, tiga orang itu adalah pasangan suami-istri anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Eko Purnomo dan Venny Orinanda, serta Krisna Fitriarta (17), adik Eko. Sedangkan balita yang digendong Venny adalah anaknya dr Rica.

Rica dan Venny menempati kamar nomor 38, sedangkan Eko dan Krisna di kamar 37. Posisi kamar tersebut berada di lantai dua.

Suka mengintip

Iis Yuniana dan Lasmi, pegawai hotel bagian kantin, pada pukul 20.00 mengaku kedatangan Krisna yang memesan tiga gelas es teh dan segelas kopi. Sampai di situ ke-duanya tidak melihat gegat aneh.

Ketika malam semakin larut, Iis dan Lasmi yang sedang duduk di kantin, tak sengaja beberapa kali melihat ke arah pintu kamar nomor 38. Kamar yang ditempat Rica dan Venny itu suka terbuka sedikit. “Lalu ada yang seperti mengintip keluar,” katanya.

Pada 30 desember 2015, dr Rica menghilang bersama anak balita-nya. Ia dan meninggalkan suaminya, dr Aditya Akbar Wicaksono, yang tengah studi spesialis di Yogyakarta. Belakangan diketahui, dr Rica dibawa lari Eko dan Venny.

Mereka terbang ke Mempawah, Kalimantan Barat, yang diduga sebagai basis Gafatar di Pulau klaimantan. Karena gencarnya pemberitaan terutama di televisi,  mereka lalu berangkat ke Pangkalan Bun dan tiba pada Kamis (7/1/2016). Namun, belum diketahui, sebelum check in di Hotel Diana, di mana mereka tinggal dua hari sebelumnya. (B-1)