BORNEONEWS, Palangka Raya - Meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) beberapa waktu terakhir, berdampak pada perubahan zonasi di tiap daerah.
Terlihat dari hasil penilaian risiko melalui Aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) pada 17 Juli 2022, Kalteng kini tidak memiliki daerah tidak ada kasus atau zona hijau.
Berdasarkan hasil skoring BLC, dua kabupaten yang pekan sebelumnya zona hijau, yakni Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur, kini berubah status menjadi zona risiko rendah atau zona kuning dengan skor masing-masing 2,96 dan 2,83 berstatus terdampak.
Sementara itu, untuk hasil skoring 12 kabupaten/kota lainnya, yakni Barito Utara 2,96, Seruyan 2,82, Sukamara 2,78, Murung Raya 2,74, Pulang Pisau 2,71.
Kemudian, Katingan 2,70, Barito Selatan 2,66, Lamandau 2,64, Gunung Mas 2,64, Kapuas 2,60, Palangka Raya 2,55, Barito Timur 2,52. Seluruhnya berstatus terdampak.
--page
Jika dilihat secara keseluruhan, Kalteng juga masih dalam zona kuning dengan skor 2,79 dan berstatus terdampak.
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Selasa 26 Juli 2022 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 36 kasus.
“Konfirmasi bertambah 36 (orang), total 57.551 (orang),” sebut Satgas Covid-19 Kalteng dalam data rilisnya.
Penambahan tersebut terdiri dari Palangka Raya 28 kasus, Kapuas tiga kasus, Pulang Pisau tiga kasus, dan Seruyan dua kasus.
Sedangkan pasien sembuh bertambah dua orang, yakni Kotawaringin Timur satu orang dan Gunung Mas satu orang. Sedangkan, jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan. (HERMAWAN DP/B-5)









