BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah berdiri dan diresmikan secara langsung oleh Wakil Presiden, Ma'aruf Amin pada 2020, Universitas Siber Asia (Unsia) sebagai perguruan tinggi berbasis full online learning kini membuka diri di Palangka Raya dan Kalimantan Tengah dengan biaya kuliah cukup terjangkau alias murah.
Kesempatan terbuka itu diberikan kepada pemuda dan pemudi serta para pekerja di Kota Palangka Raya dan Kalteng pada umumnya untuk bisa melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Unsia memiliki lima program studi S-1 berupa Manajemen Pendidikan, Sistem Informasi, Informatika, Akuntansi dan Komunikasi, Unsia berpusat di Jakarta memiliki biaya kuliah terjangkau yakni Rp3 juta per semester.
"Unsia hadir di Indonesia atas keprihatinan masih banyaknya generasi muda potensial yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena masalah ekonomi. Khususnya untuk para pekerja untuk bisa mengakses pendidikan lebih tinggi dengan harga murah," kata Rektor Unsia, Prof Jang Youn Cho saat berada di Palangka Raya, Rabu 27 Juli 2022.
Dia menjelaskan sistem pendidikan di Unsia berbeda dengan Universitas Terbuka yang ada di Indonesia yakni tidak memiliki rentang waktu kelulusan.
Unsia memberikan kedisiplinan tinggi dengan global program selesai selama 3,5 tahun. Jika di luar 14 semester, maka mahasiswa akan dikeluarkan.
Khusus untuk peminat yang ada di Kota Palangka Raya dan Kalteng pada umumnya, Universitas Siber Asia memberikan beasiswa dengan hanya membayar Rp2,5 Juta per semester.
Bagi para peminat bisa mengakses dan mendaftar melalui homepage www.Unsia.ac.id. dan memasukkan kode referal UNSIAKALTENG dalam sistem pendaftaran guna bisa mengakses beasiswa yang diberikan.
--page
"Mari bergabung bersama kami. Pendaftaran sudah dibuka hingga akhir September 2022. Saat ini kita sudah masuk dalam angkatan kedua," ungkapnya.
Sementara, Ahli IT Indonesia Brigjen Yehu Wangsajaya menyambut baik hadirnya Unsia di Kalteng dan Palangka Raya pada khususnya.
"Tentunya saya sangat mendukung Unsia dalam hal ini agar bisa memberikan pendidikan lebih tinggi kepada anak-anak yang ada di Kalteng," pungkasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)









