SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kotawaringin Timur memasang pelat besi di landasan Jembatan Kapten Mulyono Sampit. 

Hal itu untuk mengatasi kerusakan jembatan yang landasan jembatan yang sebelumnya terbuat dari kayu itu. 

"Landasan jembatan terbuat dari kayu. Sementara saat ini kayu ulin sulit dicari. Daripada rusak lagi makanya kami coba pasang besi pelat," ungkap Pengawas Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPRPRKP Kotim, Suhardiono, Selasa, 27 Juli 2022. 

Pihaknya berharap dengan Dipasangnya besi pelat ini tidak ada lagi kerusakan jembatan. Setelah dipasang besi pelat, di atasnya akan diaspal. Sehingga tidak akan licin bila dilintasi kendaraan. 

Dengan adanya perbaikan seperti ini diharapkan usia jembatan bisa bertahan lama. Tidak seperti selama ini selalu rusak karena terlalu sering dilintasi kendaraan berat. 

--page

Dalam pengerjaan diperlukan sebanyak 25 lembar pelat besi dengan panjang 2,4 meter, lebar 1,22 meter dan tebal 10 mili meter.

Kendati demikian sopir truk diminta tahu diri, apalagi yang melebihi bobot 8 ton. Sebab rangka jembatan merupakan semi permanen hanya bisa dilintasi kendaraan dengan bobot di bawah 8 ton. (USAY NOR RAHMAD/B-6)