RAHIMAH (45 tahun), cukup mengenal baik sosok Dian Juni Kurniadi (DJK). Namun, istri Ketua RT 09/RW 03 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, ini belum tahu informasinya jika DJK yang akrab dipangging Iyong adalah salah seorang terduga pelaku bom bunuh diri dalam insiden teros di kawasan Gedung Sarinah, Jalan MH Tharin, jakarta, Kamis (14/1/2016).
Diapun menceritakan bahwa dulu memang pernah ada dua anggota polisi yang mencari DJK. Mereka mengaku utusan dari Mabes Polri, Jakarta.
Sekitar empat hari DJK dicari polisi. Bahkan, Rahimah diajak orang yang mengaku darfi Mabes Polri itu untuk mencari DJK hingga keliling perusahaan perkebunan kelapa sawit. Tapi, pada saat itu tidak ketemu.
“Mengakunya sih polisi mencari DJK. Pada saat itu saya tidak percaya bahwa itu polisi. Tapi, mereka menunjukkan surat dan kartu tanda anggota (Polri), makanya saya percaya dan mau ikut mereka,” kata Rahimah.
Sementara itu, Kapolres Kotim, AKBP Hendra Wirawan, belum siap memberikan konfirmasi. Ia hanya bilang tidak tahu sembari menaiki mobilnya mengajak beberapa awak media untuk melaksanakan Salat Jumat. (FI/B-1).








