SEKOLAH di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini demam Adiwiyata. Mereka merespon untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut. Melihat tingginya antusias dari pihak sekolah, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada tahun 2016 ini berupaya meningkatkan partisipasi sekolah yang ada di setiap kecamatan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kobar Fahrizal Fitri mengatakan, dengan adanya sekolah Adiwiyata di setiap kecamatan dapat mempermudah sosialisasi tentang lingkungan hidup. Karena, setiap sekolah yang berstatus Adiwiyata diwajibkan mengimbas minimal 10 sekolah binaan.

“Inilah yang menjadi prioritas BLH untuk tahun 2016, mengingat saat ini sekolah yang meraih Adiwiyata Nasional maupun Adiwiyata Mandiri masih banyak disumbangkan oleh sekolah di pusat kota,” kata Fahrizal Fitri  saat syukuran penganugerahan Sekolah Adiwiyata di SMPN 7 Arsel, beberapa waktu yang lalu.

Fahrizal menjelaskan, dari enam kecamatan yang ada, tiga di antaranya akan menjadi sasaran tahap pengembangan. “Kecamatan Kumai, Pangkalan Banteng dan Kotawaringin Lama, akan menjadi sasaran tahap pengembangan sekolah karena mampu bersaing untuk meraih predikat sekolah Adiwiyata,” tuturnya.

Saat ini, enam sekolah yang berpredikat Adiwiyata Nasional di Kabupaten Kotawaringin Barat masih berada di pusat kota. “Setelah enam sekolah di kota saat ini BLH Kobar tengah berupaya melakukan sosialisasi ke kecamatan yang ada.” (KK/B-2)