PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo menyampaikan perkiraan puncak kemarau terjadi pada Agustus 2022.

“Berdasarkan data dari BMKG Palangka Raya, puncak musim kemarau tahun 2022 di wilayah Prov. Kalteng yaitu pada Agustus 2022,” sebut Edy saat Rakorsus Karhutla di Kementerian LHK seperti dikutip dari MMC Kalteng, Kamis 28 Juli 2022.

Ia menyampaikan data Karhutla Kalteng yang dihimpun selama bulan Januari sampai dengan Juli 2022, terdeteksi 926 hotspot dan 115 kejadian Karhutla.

“Sejauh ini yang paling tinggi yaitu pada bulan Mei 2022, dan mengalami penurunan pada bulan Juni dan Juli 2022,” sebut dia.

Edy menuturkan Pemprov Kalteng bersama dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Kalteng telah sepakat mengambil langkah-langkah strategis dan konkret pengendalian Karhutla.

Langkah yang dilakukan adalah pembentukan satgas pengendalian Karhutla di Kabupaten dan Kota sampai ke tingkat kelurahan maupun desa.

“Satgas pencegahan Karhutla kabupaten/kota memperkuat upaya pencegahan Karhutla di tingkat tapak seperti sosialisasi, diseminasi dan pendampingan pembukaan lahan tanpa bakar serta pelatihan dan patroli bersama,” tuturnya. (HERMAWAN DP/B-6)