PEMKAB Kobar mulai tahun ini akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan poros desa. Salah satunya di jalan poros desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng. Akses menuju desa dari jalan Ahmad Yani Kecamatan Pangkalan Banteng ini baru sekitar 470 meter saja yang sudah diaspal. Selebihnya masih berupa tanah merah.
Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kobar melalui bidang Binamarga menganggarkan sekitar Rp6 miliar untuk pengaspalan jalan sepanjang 2,5 kilometer. “Tahun ini kami mendapatkan pengaspalan jalan poros desa,” ungkap Kepala Desa Sungai Pakit, Jamhari kepada Borneonews, Jumat (15/1/2016)
Jamhari mengaku, untuk pembangunan infrastruktur jalan poros desa langsung ditangani oleh Pemkab Kobar, sementara untuk jalan gang di RT-RT di wilayah desanya dianggarkan dari Alokasi Dana Desa (ADD).
Selain untuk jalan gang di masing-masing RT, penganggaran ADD Desa Sungai Pakit juga untuk pembangunan jembatan yang berskala kecil, bidang pendidikan seperti rehab kelas sampai ke pembangunan gedung sekolah baru.
“Untuk jembatan besar sudah kita usulkan dari APBD, karena untuk pembangunan jembatan berskala besar itu kurang lebih Rp6 miliar, dari ADD kita tidak mampu,” terangnya.
Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PU Kobar, Juni Gultom membenarkan pada tahun ini akan ada pengaspalan jalan poros penghubung dari jalan poros nasional yakni Jalan Ahmad Yani menuju Desa Sungai Pakit. “Benar akan ada pengaspalan, jalannya yang dekat dengan SMP Negeri 3 Pangkalan Banteng. Itu yang sudah teraspal baru sedikit. Tahun ini kita tambah 2,5 kilometer,” ungkap Juni Gultom.
Pembangunan jalan poros desa yang menuju ke desa yang memiliki 18 RT dan 800 kepala keluarga itu saat ini masih dalam proses lelang. Untuk spesifikasinya dan target pengerjaannya, Juni belum memberikan penjelasan lebih lanjut.
(CP/B-2)


