PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo menyampaikan saat ini Pemprov Kalteng sudah mengaktifkan 19 Posko Satuan Tugas (Satgas) Pengendali Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Sebanyak 19 Posko dan Pos Lapangan pada 8 kabupaten/kota dengan jumlah personil 114 orang setiap hari, mulai 21 Juli 2022 selama 90 hari,” sebut Edy saat Rakorsus Karhutla di Kementerian LHK seperti dikutip dari MMC Kalteng, Kamis 28 Juli 2022.

Posko tersebut ditempatkan di kabupaten dan kota prioritas yang dinilai rawan Karhutla. Personil posko terdiri dari Masyarakat Peduli Api (MPA) serta Relawan.

Sedangkan mengenai kesiapan anggaran, alokasi Dana Bagi Hasil dan Dana Reboisasi (DBH-DR) untuk Dalkarhutla Tahun 2022 sebesar Rp 53 Miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk pencegahan, pemadaman, penanganan pasca karhutla, patroli, operasi pencegahan dan pemadaman oleh satgas melibatkan masyarakat peduli api dan belanja sarana prasarana.

Pemprov Kalteng juga telah mencadangkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp250 Miliar, yang salah satunya untuk penanganan darurat bencana karhutla jika terjadi. (HERMAWAN DP/B-6)