MASYARAKAT Petuk Katimpun kini sudah bisa merasakan enaknya jalan mulus beraspal setelah menunggu hampir 13 tahun.
Tahun lalu, tepatnya pada 28 Desember 2015, Dinas Bina Marga Kota Palangka Raya memperbaiki badan jalan sekaligus mengaspal Jalan Petuk Katimpun.
Hanya saja panjang jalan yang diaspal masih 2 kilo meter dari total 5 kilo meter. Jadi masih ada sekitar 3 kilo lagi yang belum diaspal. Pemerintah kota pun berjanji akan menuntaskan pengaspalan jalan Petuk Katimpun hingga ke muara sungai.
Agar tidak lupa, Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, Jumatni pun mewanti-wanti agar pemerintah kota menepati janjinya untuk menuntaskan pembangunan Jalan Petuk Katimpun.
Sebab seingat Jumatni, dia sudah lama memperjuangkan agar Jalan Petuk Katimpun ini dibangun, tapi selalu terabaikan. Jumatni memperjuangkan pengaspalan jalan ini sejak dia masih duduk menjadi anggota dewan periode pertama.
Setelah diperjuangkan begitu lama, akhirnya diperiode kedua jabatan Jumatni, perbaikan Jalan Petuk Katimpun baru bisa direalisasikan oleh pemerintah kota.
Politisi PAN ini optimis dengan diperbaikinya Jalan Petuk Katimpun ini membawa perubahan terhadap perekonomian masyarakat.
Di sisi lain di wilayah Petuk Katimpun yang sebelumnya tidak ada komplok perumahan yang dibangun oleh developer, tapi pasca dibangunnya jalan ini, sehingga wilayah ini tambah maju.
Setidaknya sudah ada dua developer yang membangun perumahan subsidi untuk masyarakat kelas menengah.
Anggota dewan dua periode ini dalam beberapa kali kesempatan kepada Borneonews sangat berharap jika proyek perbaikan Jalan Katimpun cepat dituntaskan agar masyarakat puas terhadap kinerja eksekutif dan legislatif yang memang memperjuangkan pemerataan pembangunan untuk masyarakatnya. (RO/B-6)


