PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Henry mengatakan peningkatan SDM di Kalteng ini perlu terus digencarkan agar berkualitas serta memiliki skill yang mumpuni dan mampu bersaing dalam dunia kerja.

Henry mengatakan, hal itu harus dilakukan sebab untuk saat ini peningkatan SDM Kalteng masih tergolong kurang atau belum memadai, sehingga apa yang sudah menjadi visi misi kepala daerah dalam rangka meningkatkan kualitas SDM perlu dilaksanakan dengan maksimal.

"Ketika kita melaksanakan RDP dengan mitra dari pemprov beberapa waktu lalu, ketika membahas tenaga kerja untuk pelatihan saja anggaran yang disediakan yakni Rp 2,8 miliar jadi kami menilai ini masih kecil, artinya daerah masih kurang memperhatikan peningkatan SDM," ujarnya, Sabtu, 30 Juli 2022.

Henry menjelaskan apabila perhatian itu kurang diberikan maka dampak negatifnya SDM Kalteng akan jauh tertinggal dari SDM luar, dan yang terjadi yakni akan banyak tenaga kerja dari luar berdatangan ke Kalteng, sehingga membuat SDM provinsi ini kalah bersaing.

"Jika terjadi demikian jadi jangan heran, kita harus terima itu dengan lapang dada, karena memang kesalahan datang dari kita yang kurang memperhatikan peningkatan kualitas SDM yang ada," katanya.

Ia menyebut, apabila daerah ini ingin memiliki SDM berkualitas dan ketika banyak terbuka lapangan pekerjaan dalam bentuk investasi atau perusahaan serta dapat menyerap tenaga kerja lokal maka pelatihan SDM perlu digencarkan dan terus diupayakan.

"Supaya dapat maksimal, anggaran yang ada perlu ditambah, sehingga nanti peningkatan kualitas SDM di Kalteng ini bisa dilakukan secara merata, nah ketika kita memiliki SDM memadai maka perusahaan akan memberdayakan masyarakat lokal kita karena memiliki kemampuan atau skill," jelasnya.

--page

Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya guna untuk memberdayakan masyarakat lokal yang ada, sehingga dari situ akan tercipta masyarakat yang sejahtera.

"Karena tujuan dari pemerintahan itu tentu mensejahterakan masyarakat. Jadi, selain peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan, perlu juga membuka lapangan pekerjaan. Ini yang kita harapkan bisa dilakukan pemerintah di provinsi ini," pungkasnya. (DONNY D/B-11)