DINAS Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Lamandau menyebutkan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2015 mampu melampaui target.

Adapun target yang ditetapkan dalam perubahan sekitar Rp33 miliar, sedangkan pencapaiannya adalah Rp41 miliar lebih.

Dispenda Lamandau yang kelembagaannya di tahun 2015 lalu masih menyatu dengan Dinas Pengelolaan  Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) berhasil meraih 133 % dari yang ditargetkan.

“Target PAD kita pada 2015 lalu terpenuhi, bahkan melampaui dari yang ditargetkan. Dari target PAD  perubahan 2015 sekitar Rp33 miliar, sedangkan yang dapat dicapai adalah sekitar Rp41 miliar,” kata Plt Kepala Dispenda Lamandau, Abisua.

Dijelaskannya, dari berbagai potensi pendapatan yang dibidik, sumber PAD terbesar adalah dari sektor pajak, dengan pencapaian sekitar Rp15 miliar lebih.

“Adapun dari sektor BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)  sekitar Rp8,4 miliar, atau lebih dari 50 persen total PAD yang dicapai,” sebut pria yang juga menjabat Kepala DPKAD Lamandau itu.

Selain itu, diharapkan bahwa setiap tahun ada pihak perusahaan yang mengurus pajak dan BPHTB nya, bukan hanya izin prinsipnya saja. Hal ini demi menggenjot pendapatan daerah dari sektor ini.

Sementara itu, untuk target PAD pada APBD murni TA 2016, lanjut dia adalah sekitar Rp26 Milyar, dan  sambil berjalan ada kemungkian nanti di APBD perubahan akan disesuaikan.(HN/B-11)