BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha menekankan pentingnya penguatan testing, tracing dan treatment (3T) untuk meminimalisasi penyebaran virus Covid-19 yang masih mengintai dan masih terus menanjak.
“Optimalisasi tracing mutlak dilakukan karena kasus subvarian baru Covid-19 teridentifikasi lewat transmisi lokal. 3T secara masif dan acak dalam periode tertentu tetap perlu dilakukan di berbagai tempat fasilitas publik,” katanya, Minggu 31 Juli 2022.
Legislator Fraksi PAN ini meminta masyarakat maupun pemerintah untuk tidak lengah dan terus mewaspadai potensi kenaikan kasus mungkin terjadi. Dia meminta pemerintah bersiap dengan skenario terburuk.
“Tren kenaikan ini harus diwaspadai dan direspon dengan bijak sebelum kebijakan transisi epidemi menuju endemi diberlakukan. Kita tidak boleh kelabakan menghadapi segala kemungkinan terburuk,” ujarnya.
Meski begitu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dengan terdeteksinya kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Menurutnya belum ada indikasi subvarian tersebut menyebabkan gejala yang lebih parah dibandingkan varian Covid-19 lainnya.
--page
Tak lupa ia juga mengingatkan pentingnya menjalankan protokol kesehatan di tengah aktivitas yang mulai kembali normal. Apalagi saat ini mobilitas dan aktivitas masyarakat sudah mulai normal kembali dengan adanya pelonggaran aturan. (HENDRI/B-6)









