PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengusulkan permohonan dukungan water bombing untuk hadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2022.

Selain itu Pemprov Kalteng mengirimkan permohonan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Jika diperlukan operasi pemadaman udara menggunakan helikopter patroli dan helikopter water bombing,” kata Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo seperti dikutip dari MMC Kalteng baru baru ini.

Edy menyampaikan untuk perencanaan awal yang telah disusun dibutuhkan sebanyak 9 helikopter water bombing dan 2 helikopter patroli.

Helikopter tersebut bisa ditempatkan di tiga bandara yaitu di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Bandara H. Asan Sampit dan Bandara Iskandar Pangkalan Bun.

--page

Diungkapkannya, berdasarkan data dari BMKG Palangka Raya, puncak musim kemarau tahun 2022 di wilayah Provinsi Kalteng diperkirakan terjadi pada bulan Agustus 2022. (HERMAWAN DP/B-5)