BORNEONEWS, Palangka Raya - Untuk semakin memperkuat kekebalan komunal terhadap Covid-19, pemerintah mencanangkan untuk memberikan vaksinasi dosis keempat.
Pemberian vaksin tersebut pun akan mengikuti skala prioritas, sebagaimana vaksinasi yang telah dilakukan sebelumnya.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, untuk tahap awal, rencana pemberian vaksinasi keempat akan diperuntukan bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan yang memang menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap Covid-19.
“Tahap awal akan diperuntukan bagi tenaga kesehatan. Namun, kedepannya sangat memungkinkan adanya perluasan sasaran target vaksinasi sesuai dengan kebutuhan, karena memang tidak hanya tenaga kesehatan saja yang berisiko tertular,” katanya.
Meski demikian, saat ini pemerintah tengah berfokus dalam melaksanakan vaksinasi ketiga atau vaksinasi booster. Sejauh ini, seiring penerapan kebijakan syarat vaksin booster untuk masuk fasilitas publik, berdampak pada peningkatan cakupan booster. Bahkan dalam 1 bulan terakhir vaksinasi booster meningkat hingga 70 persen.
--page
“Tidak bosan-bosan saya sampaikan untuk saling jaga dan saling mengajak kepada masyarakat yang belum booster, untuk segera dibooster. Apalagi di tengah peningkatan kasus COVID-19. Mari kita jaga kelompok rentan seperti lansia dan komorbid,” pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Minggu 31 Juli secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 57.756 kasus, pasien sembuh 55.691 orang, dan pasien meninggal dunia 1.694 orang.
Untuk kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 68 orang dan yang isolasi mandiri ada 303 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 96,42 persen, dalam perawatan 0,64 persen, dan meninggal 2,94 persen. (HERMAWAN DP/B-5)









