SEORANG perempuan paruh ba­ya yang tinggal di Jalan Te­ratai, Kelurahan Selat Te­ng­ah, Kecamatan Selat, Ka­bu­­paten Kapuas, menjadi kor­ban perampokan pada Ka­mis (14/1/2016) sekitar pu­kul 20.00 WIB.

Korban yang diketahui ber­na­ma Hj Norlaila dirampok dua orang pria saat sedang re­bahan sambil menonton te­levisi di ruang tengah ru­mah­nya. Saat kejadian, Hj Nor­laila hanya seorang diri.

Ketika tengah asik menonton TV, tiba-tiba mulut kor­ban di­bekap seseorang da­ri belakang. Pelaku pembe­kap­an la­lu berusaha melepas ti­ga gelang emas yang diguna­kan korban. Namun Hj Norlaila melakukan perlawanan de­ngan menggigit tangan pe­­laku.

Merasa mendapat perlawan­an, pelaku lalu mengambil ban­tal dan membekap kemba­li mulut korban agar ti­dak ber­teriak.

Akan tetapi korban berhasil melepaskan diri. Pelaku ter­nyata tidak hanya ha­nya satu tetapi dua orang. Sa­lah seorang pelaku bahkan mem­bekali diri dengan pi­sau dapur dan berusaha me­nusuk perut korban. Te­tapi Hj Norlaila berhasil me­ngelak sehingga hanya me­ngalami luka gores di ping­gang kanan.

Meski korban terus melawan, kedua pelaku tetap ber­usa­ha merampas perhias­an yang diincar. Saat itulah Hj Nor­laila berteriak minta to­long sambil menangkap ma­ta pisau yang dibawa pe­laku. Akibatnya telapak ta­ngan korban mengalami lu­ka serius.

Teriakan korban, membuat wa­rga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian. Mengeta­hui kedatangan warga, ke­dua pelaku berusaha kabur. Na­mun salah seorang di an­taranya berhasil dibekuk war­ga.

Akhirnya, setelah dua jam me­lakukan perburuan ber­sa­ma petugas kepolisian, pe­laku yang satunya lagi ber­ha­sil diringkus.

“Cukup dramatis dan singkat upaya kita hanya dengan se­kitar 2 jam kedua pelaku su­dah dibekuk,” ungkap Ka­pol­sek Selat Kompol Endro saat gelar perkara, Jumat (15/1/2016).

Kedua pelaku diketahui berinisial Ar ( 41 tahun) dan R (36 tahun). (Pro/B-3)