BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Riam, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memprihatinkan.
SDN tersebut sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah. Pasalnya, banyak meja dan kursi di ruang kelas yang rusak dan sudah tidak layak. Selain itu, halaman sekolah becek dan berlumpur ketika musim hujan tiba.
"Meja kursi di sekolah kami sudah banyak yang rusak dan tidak layak, serta halaman yang masih tanah selalu becek dan jadi berlumpur. Sehingga tidak bisa digunakan untuk upacara dan olahraga, serta kegiatan lainnya," ujar Mayang Ratna Sari salah satu guru di sekolah tersebut, kepada Borneonews, Senin, 1 Agustus 2022.
Kemudian, para pelajar di sekolah ini harus berbagi kelas karena jumlah ruangan yang terbatas. Sementara kepala sekolah dan guru juga harus merangkap jabatan baik sebagai pengajar, bendahara maupun tata usaha.
"Jumlah siswa kami saat ini ada 40 orang untuk 6 kelas dan jumlah ruangan belajar cuma ada 3. Jadi satu ruangan kami disekat untuk jadi 2 ruangan. Sementara untuk jumlah gurunya ada 4, termasuk kepala sekolah. Satu guru bisa rangkap mengajar," tuturnya.
--page
Pihaknya sangat berharap ada perhatian dari pemerintah daerah, sehingga fasilitas di sekolah tersebut mendapat perbaikan dan peningkatan untuk menunjang proses belajar mengajar siswa.
"Sekolah kami ini sangat perlu peningkatan fasilitas. Kami berharap bisa dibangun pagar dan pemasangan serta ada bantuan bangku dan kursi yang layak," tuturnya.
Selain mengharapkan perhatian dari pemerintah daerah, mengingat wilayah Aruta ini diapit oleh sejumlah perusahaan besar swasta, juga agar ada bantuan dari pihak perusahaan.
"Di sekitar desa kami ini ada perusahaan besar. Semoga perusahaan dapat memberikan CSR-nya untuk membantu sekolah kami," pungkasnya. (DANANG/B-7)









