BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kapuas Hj Asmah Nafiah mengharapkan ibu-ibu dapat meningkatkan pemahaman terkait produk jasa keuangan.
Hal itu diharapkannya setelah ibu-ibu PKK mengikuti sosialisasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, dalam rangka memberikan pengenalan terkait dengan fungsi dan peran OJK serta kewaspadaan investasi kepada organisasi wanita di di wilayah Kabupaten Kapuas.
Wakil Ketua TP-PKK Kapuas, Asmah Nafiah menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu terkait produk lembaga jasa keuangan, serta waspada dalam berinvestasi.
"Dengan adanya kegiatan itu saya berharap dapat meningkatkan pemahaman kepada produk jasa keuangan, sehingga kita dapat menghentikan penyebaran informasi dari investasi illegal tersebut," katanya, baru-baru ini.
Dia juga berharap peserta yang hadir dapat menjadi agen literasi keungan bagi organisasinya masing-masing, sehingga efek dari kegiatan ini akan terasa lebih maksima.
"Menghindari semakin maraknya tawaran-tawaran investasi yang menawarkan keuntungan yang sangat besar dan terkesan sangat menggiurkan, namun nyatanya banyak dari tawaran tersebut tidak memiliki izin (Ilegal), dan berpotensi merugikan dimasa yang akan dating,” ucapnya.
--page
Ia juga mengatakan, tawaran-tawaran tersebut biasanya menyasar kepada berbagai organisasi termasuk organisasi kewanitaan. "Hal tersebut dikarenakan kecenderungan masyarakat yang tergabung dalam satu organisasi akan memberikan dan menyebarkan informasi dan ajakan untuk bergabung, tidak terkecuali untuk investasi ilegal," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)









