BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Lohing Simon menyebut pakan dan benih menjadi salah satu kunci dalam pengembangan shrimp estate yang ada, dan diharapkan pemda dapat memperhatikan hal tersebut.
Dia mengatakan, pakan dan benih menjadi salah satu kesulitan masyarakat, sehingga hal ini supaya dapat menjadi perhatian pemerintah guna membangun wadah atau sarana yang bisa untuk membuat pakan maupun mengembangkan benih khususnya udang vaname secara mandiri.
"Kami harap pemerintah dapat memperhatikan hal itu, dan mulai dari sekarang program tersebut harus diadakan. Karena, nantinya pakan atau benih itu bisa digunakan oleh UPT setempat untuk mengembangkan tambak udang, sekaligus bisa melayani kebutuhan tambak masyarakat setempat," tuturnya, Selasa, 2 Agustus 2022.
Dikatakannya juga bahwa, pihaknya dari legislatif sangat mendukung keberadaan shrimp estate di Kalteng. Menurutnya, hal itu dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah maupun masyarakat. Oleh karenanya, dalam pelaksanaannya pemerintah melalui instansi terkait diharapkan juga dapat menyusun penganggaran secara komprehensif.
"Untuk pengembangan shrimp estate melalui program-program lainnya juga kita harap dinas terkait dapat bekerjasama dengan perguruan tinggi dari sisi kajian akademis, sehingga apa yang menjadi tujuan itu bisa dilakukan dengan lebih maksimal," ucapnya.
--page
Di sisi lain, adanya rencana Pemprov Kalteng untuk mebangun pakan dan pengembangan benih secara mandiri hal itu patut diapresiasi. Mengingat memang salah satu hal terpenting dalam pengembangan shrimp estate yakni ketersediaan pakan yang memadai dan juga benih.
"Kita patut apresiasi hal tersebut, jadi kedepan jika semuanya sudah terbangun dan tersedia maka untuk benih tidak lagi membeli dari luar provinsi, begitu juga dengan pakan. Kita sangat berharap shrimp estate yang ada di Kalteng ini mampu mendongkrak perekonomian daerah serta masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan," tukasnya. (DONNY D/B-5)









