SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Rehab lapangan Stadion 29 Nopember Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sudah dimulai sejak hari ini dengan total anggaran mencapai Rp 2,7 miliar. 

"Anggaran yang digunakan untuk rehab lapangan hingga selesai yakni Rp 2,7 miliar," ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim Wim RK Benung, Selasa, 2 Agustus 2022. 

Anggaran tersebut digunakan untuk rehab lapangan. Baik itu rumput maupun drainase. Sehingga, tidak ada lagi genangan air saat terjadi hujan nantinya. Lapangan nantinya juga akan bertaraf nasional. 

Sementara itu, untuk panjang lapangan yang direhab yakni 105 meter dengan lebar 68 meter. Anggaran tidak termasuk untuk rehab tribun penonton dan juga lintasan atletik. 

"Lintasan atletik dan rehab tribun penonton akan diusulkan kembali pada 2023 mendatang," kata Wim. 

--page

Dirinya berharap, lapangan tersebut nantinya bisa digunakan untuk Liga II atau bahkan Liga I nasional. Sehingga, dampaknya bisa sangat besar bagi daerah. Baik dalam peningkatan ekonomi, maupun promosi pariwisata. 

"Kalau memang memungkinkan, bisa saja Kalteng Putra main di Stadion 29 Nopember Sampit. Karena standar lapangan sudah memenuhi," terang Wim. 

Rehab lapangan sendiri ditargetkan selesai pada November 2022 mendatang, atau paling lambat pada Desember 2022 sesuai dengan tahun anggaran yang telah ditetapkan. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)