PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasca masuknya subvarian baru Omicron ke Indonesia, sejumlah daerah mengalami peningkatan kasus Covid-19, termasuk wilayah Kalimantan Tengah.

Peningkatan kasus yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir membuat dua daerah dinyatakan zona risiko sedang atau zona oranye.

Berdasarkan hasil penilaian risiko melalui Aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 (BLC), pada 31 Juli 2022 kemarin, Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kapuas dinyatakan sebagai zona oranye dengan masing-masing skor 2,37 dan 2,31 dengan status terdampak.

Sementara 12 kabupaten lainnya masih berada dalam zona kuning dengan skor, yakni Kotawaringin Barat 2,92, Gunung Mas 2,83, Barito Utara 2,82, Sukamara 2,79.

Kemudian Kotawaringin Timur 2,78, Lamandau 2,69, Seruyan 2,68, Murung Raya 2,66, Barito Selatan 2,60, Katingan 2,58, Pulang Pisau 2,42, dan Barito Timur 2,42. Seluruhnya masih berstatus terdampak.

Meski terdapat dua zona oranye, secara keseluruhan Kalteng pun masih berada dalam zona risiko rendah atau zona kuning dengan skor 2,58 status terdampak.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu 3 Agustus 2022 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 58 kasus.

--page

Penambahan tersebut di antaranya Palangka Raya 37 kasus, Kapuas 12 kasus, Pulang Pisau enam kasus, dan tiga kasus lainnya dari Kotawaringin Timur, Gunung Mas, dan Barito Selatan. (HERMAWAN DP/B-11)