WARGA Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Suhardi (56) telah berhasil mengembangkan tanaman durian jenis baru yang dapat menghasilkan kwalitas dan kuantitas buah lebih baik.
Durian jenis baru tersebut merupakan hasil penyetekan atau penyambungan antara bibit durian monthong dengan durian lokal yakni durian gading dari daerah Riam Gading Tumbang Manjul Kecamatan Seruyan Hulu,” kata Suhardi di Kuala Pembuang, pekan lalu.
“Kalau durian biasa berbuah setahun sekali, maka durian hasil perkawinan tadi dalam bisa berbuah sebanyak dua kali,” katanya.
Ia menjelaskan, pohon durian hasil percobaan yang berusia empat tahun juga mampu menghasilkan buah lebih banyak untuk setiap kali panen, yakni berkisar antara 400-500 buah per pohon.
“Awal 2012 saya mencoba menyetek delapan pohon, tapi yang hidup hanya empat, usia empat tahun sudah berbuah, dan buah yang dihasilkan jumlahnya cukup banyak,” katanya.
Pohon durian yang sekarang sudah berdiameter 15 centimeter dengan tinggi empat meter mampu menghasilkan kwalitas buah yang lebih baik, yakni daging buah tebal berwarna oranye dengan biji kempes dan rasanya manis.
“Untuk kulit buah, durinya jarang, kulit tipis, rongga buah luas, kalau ditimbang berat isi dengan kulit seimbang, ini mendekati sempurna, karena yang bagus itu isi harus lebih berat dari kulit, dan daging harus lebih berat dari biji,” katanya.
Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) menambahkan, dengan kwalitas buah lebih baik, maka durian yang belum diberi nama itu dihargai cukup mahal.
“Kalau durian dengan berat di atas lima kilogram harganya Rp100 ribu lebih, pada panen kemarin untuk satu pohon bisa menghasilkan hingga Rp5 juta, dan semua buah habis terjual,” katanya.
Menurutnya, saat ini sudah ada beberapa pihak dari universitas yang memesan bibit durian tersebut untuk diteliti. Ada pula warga yang ingin membeli bibit durian dalam jumlah besar.
“Saya masih ingin menyempurnakan uji coba ini hingga 10 tahun untuk melihat konsistensi kwalitas dan kuantitas buah.”(B-11)


