BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menunggu sikap dari pihak Organda, ALFI, dan Pelindo, terkait patungan untuk perbaikan Jalan Lingkar Selatan/Muhammad Hatta, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.
"Yang belum ada keputusan hingga sepekan ini yakni pihak Organda, ALFI, Pelindo, dan pengusaha jasa angkutan lainnya," ujar Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kotim Alang Arianto, Kamis, 4 Agustus 2022.
Pemerintah daerah sendiri saat ini masih menunggu sikap mereka. Karena Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang berjumlah 52 perusahan, sudah menyetujui pemenuhan anggaran untuk pembelian material sebesar 75% dari total Rp 4,7 miliar.
"Harusnya mereka sudah nemiliki kesepakatan untuk pembiayaan 25% dari total anggaran yang harus dipenuhi. Karena paling banyak menggunakan jalan dalam kota ini merupakan pihak transportir," kata Alang.
Meskipun begitu, pihaknya berharap dalam sepekan ke depan sudah ada kabar baik dari berbagai pihak tersebut. Sehingga, pengerjaan bisa cepat dilaksanakan dan jalan dapat fungsional.
--page
"Bupati sudah menegaskan bahwa tidak boleh lagi angkutan besar masuk dalam kota, kecuali logistik. Sehingga semuanya harus lewat Jalan Lingkar Selatan," terang Alang. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









