PULANG PISAU - Berbagai langkah konstruktif untuk menggali dan menikmati pesona alam di bumi Handep Hapakat dilakukan dengan berbagai upaya. Salah satu kegiatan positif itu dilakukan para penggila trail yang tergabung dalam Komunitas Fultrack Pulpis.


Puluhan raider asal Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) tersebut melaksanakan Ekspedisi Menuju Pantai Desa Cemantan, Kecamatan Kahayan Kuala.


Ekspedisi selama dua hari tersebut dilaksanakan sejak tanggal 14 Januari-15 Januari 2016 yang dimulai dari Kota Pulpis, Ibukota Kabupaten pemekeran tersebut.


Para raiders tersebut berangkat dengan perbekalan dan sarana expedisi yang memadai. Berangkat dari Kota Pulpis pukul 08.00 WIB melewati berbagai trak dan jalan yang menantang.


Meskipun dengan kondisi jalan yang sebagain berlumpur, lading, kubangan dan sebagainya, puluhan raiders ini akhirnya tiba di Pantai Cemantan tepat sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.


“Kita melakukan expedisi tersebut secara bersama-sama. Perjalanan yang di tempuh kurang lebih 7 jam termasuk istrihat dibeberapa titik untuk melepas lelah. Ini merupakan expedisi pertama sekaligus konservasi alam terhadap daerah pantai nan eksotis di daerah ini,” cetus Rio –salah satu anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Pulpis yang menjadi peserta expedisi kemarin.


Untuk melaksanakan ekspedisi ini, pihaknya bersama para raiders lainnya telah mempersiapkan mental, akomodasi, transportasi, administrasi, navigasi dan sebagainya.


“Jalur-jalur yang kami tempuh tidak melewati jalur yang biasanya tetapi jalur baru,” kata Rio. Untuk diketahui, Pantai Cemantan memiliki panjang kurang lebih 2,5 km. Luas membujur pantai dari ujung timur kearah barat dibatasi dengan Sungai Guha.


Jarak dari Ibukota Kabupaten kurang lebih 50 km dengan waktu tempuh dengan menggunakan speed boat sekitar 1 jam dan 4 jam dengan menggunakan kelotok. Jalan darat mulai dibuat dari Ibukota Kecamatan Kahayan Kuala (Bahaur) sepanjang kurang lebih 4 km.


Jarak dari Ibukota Kabupaten melalui jalan darat 2,5 sampai 3 jam perjalanan. Selain panaroma pantai yang indah nan ekostis, kekayaan alam seperti perikanan, perkebunan, dan pertanian sangat baik untuk dikembangkan. (INK/PPOST/B-12)