TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu Kabupaten Barito Timur menggelar sosialisasi pengawasan pemilu partisipasif di Aula BKPSDM Barito Timur, Kamis, 4 Agustus 2022.

Kegiatan yang diisi oleh narasumber dari Bawaslu Provinsi Kalteng, KPU Barito Timur dan Badan Kesbangpolinmas Barito Timur itu diikuti oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, instansi pemerintah lingkup Pemkab Barito Timur organisasi pers dan perwakilan wartawan.

Sosialisasi pengawasan partisipatif ini mendorong seluruh lapisan masyarakat yang memiliki hak pilih untuk melakukan, mensosialisasikan pencegahan pelanggaran pemilu pada Pemilu 2004 mendatang.

Anggota Bawaslu Provinsi Kalteng Siti Wahidah yang diwawancarai di sela kegiatan mengatakan, misi bawaslu pada pemilu yakni lebih mengutamakan pencegahan pelanggaran daripada penindakan.

"Kami akan melakukan berbagai macam sosialisasi untuk mencegah terjadinya politik uang, isu sara dalam pemilu, politik identitas maupun berita hoaks agar pemilu 2024 berjalan aman tertib dan kondusif," tegasnya.

--page

Menurutnya, dalam pemilu kita memilih pemimpin atau wakil rakyat yang memiliki integritas yang bisa membawa Kalimantan Tengah ini agar ke depan lebih baik, bukan memilih pemimpin berdasarkan politik uang.

"Pada pilkada serentak bulan November 2024 kita juga berharap kepala daerah yang terpilih adalah yang memiliki kapasitas bukan terpilih karena uang sehingga kemakmuran rakyat betul-betul akan kita rasakan," lanjutnya.

"Karena ketika kita memilih seorang pemimpin dengan berlandaskan uang, atau terjadinya politik uang yang begitu masif akhirnya kita akan mendapatkan pemimpin yang hanya berpikir bagaimana mendapatkan uang pengganti yang dikeluarkan saat pilkada," jelas Siti.

Karena itu Bawaslu berupaya mencegah sejak dini hal-hal demikian sehingga dapat menghasilkan pemilu yang benar-benar memenuhi asas demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. (BOLE MALO/B-5)