BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menyebut komoditas barang impor Kalteng pada Juni 2022 berasal dari tiga negara.
"Ketiga negara tersebut yaitu Singapura dengan nilai impor sebesar US$ 3,59 juta, Laos US$ 1,81 juta, dan Brazil US$ 0,07 juta," kata Eko, Kamis, 4 Agustus 2022.
Komoditas barang yang di impor dari Singapura yakni berupa aspal yang masuk dalam kelompok bahan bakar mineral, impor dari Laos berupa pupuk dalam bentuk kalium klorida.
"Sedangkan impor dari Brazil yaitu berupa asam sitrat yang termasuk dalam kelompok bahan kimia organik," tuturnya.
Dijelaskan, apabila dibandingkan Mei 2022, nilai impor yang berasal dari Jerman mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar US$ 0,34 juta, di mana impor itu berupa katalisator.
Sedangkan untuk peningkatan nilai impor terbesar yaknj dari Singapura yang naik sebesar US$ 3,59 juta atau 897.400,00 persen.
Jika dibanding dengan bulan yang sama yaitu tahun sebelumnya yaitu Juni 2021, impor Kalteng pada Juni 2022 mengalami penurunan sebesar 43,55 persen.
--page
Kemudian, impor dari Saudi Arabia mengalami penurunan terbesar senilai US$ 0,23 juta atau 100,00 persen, hal ini didorong oleh menurunnya impor kelompok berbagai produk kimia.
"Sementara peningkatan terbesar berasal dari Singapura yakni impor komoditas aspal senilai US$ 2,25 juta," pungkasnya. (DONNY D/B-11)









