BORNEONEWS, Palangka Raya - Kasus Covid-19 yang kembali meningkat menandakan penularan virus yang cepat dan luas ditengah masyarakat. Hal ini harus disikapi dengan kewaspadaan tinggi masyarakat dalam beraktivitas.
Kenaikan kasus jelas akan berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat, karena dapat membebani fasilitas kesehatan bahkan perekonomian nasional.
“Saya meminta seluruh lapisan masyarakat untuk kembali waspada. Mungkin kita kembali sering mendengar kabar bahwa kerabat atau orang terdekat kita terinfeksi Covid-19. Hal itu mendandakan bahwa kewaspadaan harus kembali penting ditingkatkan,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.
Dalam beberapa Minggu terakhir kasus positif harian Covid-19 terus mencetak rekor baru. Per satu minggu lalu tepatnya 27 Juli 2022, penambahan Covid-19 mencapai angka 6 ribu kasus. Angka 6 ribu kasus per hari, terakhir terjadi pada Maret lalu.
Wiku menjelaskan berdasarkan data, menunjukan peningkatan saat ini terjadi secara perlahan. Mulai seribu kasus pada awal Juni, kemudian 2 ribu kasus pada awal Juli, dan naik 3 kali lipat dalam 1 bulan menjadi 6 ribu kasus.
Peningkatan ini jelas berdampak pada peningkatan kasus aktif. Per 27 Juli 2022, kasus aktif mencapai angka 46 ribu. Kasus aktif sebesar 46 ribu tercatat terakhir terjadi pada April lalu.
--page
Sementara itu berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Kamis 4 Agustus 2022 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah bertambah 79 kasus.
Penambahan tersebut dari Palangka Raya 38 kasus, Kapuas 16 kasus, Barito Selatan sembilan kasus, Pulang Pisau lima kasus, Barito Timur empat kasus, Kotawaringin Barat dua kasus, Barito Utara dua kasus, serta tiga kasus dari Kotawaringin Timur, Katingan, dan Seruyan. (HERMAWAN DP/B-11)









