MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan bahwa ada dua program strategis pembangunan di Kabupaten Barito Utara yang saat ini belum terselesaikan. Yaitu Jembatan Lemo dan Jembatan Sikan serta pembangunan Wing C RSUD Muara Teweh.

“Ada dua program strategis pembangunan di Kabupaten Barito Utara yang belum terselesaikan, yaitu yang pertama pembangunan 2 jembatan antara lain jembatan penghubung Sikan - Tumpung Laung dan dan Jembatan Lemo - Lemo Sebrang,” kata H Nadalsyah, Kamis 4 Agustus 2022. 

Kenapa jembatan Lemo ini dibangun. Jembatan Lemo ini di bangun untuk memperpendek jarak tempuh antara Muara Teweh menuju ibukota provinsi dan kalau kita memutar melalui Barito Selatan ada sekitar 360 kilometer yang akan dilalui. 

“Jembatan Lemo ini kenapa dibangun, bukannya karna saya asli atau putra desa Lemo, bukan masalah itu. Dibangunya jembatan Lemo tersebut, akan memperpendek jarak tempuh perjalanan menuju ibukota provinsi sekitar dua jam atau 100 kilometer,” katanya. 

Kemudian yang kedua yaitu penyelesaian akhir pembangunan gedung Wing C RSUD Muara Teweh. “Alhamdulillah, bangunan RSUD Muara Teweh dari Wing A dan Wing B sudah selesai 100 persen, dan yang masih belum selesai hingga saat ini tinggal bangunan Wing C RSUD Muara Teweh,” katanya.

--page

Usulan ini sudah kita sampaikan kepada Sekda Provinsi Kalteng. Bahwa ini merupakan salah satu janji provinsi untuk menyelesaikan bangunan Wing C RSUD Muara Teweh ini. (RAMADHANI/B-11)