PENGHOBI motor trail yang tergabung dalam Pultrac Pulang Pisau tidak lama lagi akan memiliki lapangan sendiri.
Lahan seluas 1,5 hektare di Jalan Amur, Desa Mentaren II sudah disiapkan.
Hebatnya, biaya pembuatan sirkuit trail ini akan digalang dari dana swadaya masyarakat.
“Gagasan membangun sirkuit mini ini terlaksana karena dorongan dan keinginan para pemotor trail di sini cukup tinggi,” kata Roni, anggota Komunita Pultrac Pulang Pisau.
“Saya sudah minta izin kepada orangtua agar bisa menggunakan tanah di Mantaren itu sebagai lokasi sirkuit mini. Orangtua saya juga pecinta motor cross, sehingga sangat mendukung rencana ini,” tuturnya.
Bahkan dukungan terus berdatangan. Ada yang menyumbang beli bensin, menyumbang konsumsi hingga dari pemerintah daerah yang bersedia meminjamkan alat berat guna mengupas tanah yang mulanya berupa semak belukar.
Dia mengakui saat ini pekerjaan lapangan sirkuit terkendala karena sering hujan, terutama untuk menguatkan material tanah yang berlumpur.
“Beberapa pekerjaan kecil akan tetap dilakukan dan target kita pada Juni 2016 sirkuit ini sudah bisa pakai untuk pecinta motor trail,” ujarnya.
Dia menjelaskan kebutuhan dan semangat para pecinta motor trail di Pulang Pisau menjadi salah satu motivasi terwujudnya sirkuit ini.
“Meski ukurannya kecil, namun beberapa jalur track akan kita buat, sehingga nantinya bibit muda berbakat pecinta motor cross bisa belajar di sini sebelum ikut even di daerah lain.” (DY/B-6)


