SUKU Dayak selain terkenal akan kekuatan magisnya, juga dikenal mempunyai banyak peninggalan budaya. Salah satu bernama piring malawen.
Piring malawen dikenal oleh orang Dayak sebagai piring kuno peninggalan nenek moyang mereka.
Piring malawen asli peninggalan nenek moyang Suku Dayak biasanya bergambar binatang yang dianggap keramat, seperti naga atau binatang yang memberikan kesejahteraan bagi mereka contohnya ikan.
Piring malawen bagi masyarakat Suku Dayak anggap mempunyai khasiat atau kelebihan. Seperti membuat makanan anti basi dan dapat digunakan untuk pengobatan.
Suku Dayak percaya bahwa air santan kelapa yang ditaruh di piring malawen selama tiga hari dapat berkhasiat untuk mengobati luka atau patah tulang.
Umumnya piring malawen bertuliskan huruf China karena nenek moyang Suku Dayak merupakan penduduk Tiongkok yang berpetualang mencari tempat aman dari kekejaman Raja Jengis Khan.
Mereka merupakan masyarakat yang sudah maju, namun karena lingkungan hutan yang tidak mendukung membuat keturunannya terpaksa kembali menjadi masyarakat yang primitif.
Beberapa orang masih berpikiran bahwa orang Dayak merupakan sosok yang berbahaya. Mitos bahwa orang Dayak memakan manusia merupakan cerita zaman dahulu kala yang tidak bisa digunakan di zaman ini. (Setiawanputu/B-3)








