KODIM 1014 Pangkalan Bun berencana menambah jumlah personel TNI sebanyak satu peleton setara 30 - 40 personel untuk pengamanan Pilgub Kalteng di Kabupaten Lamandau.


Rencananya, personel BKO (bawah kendali operasi) itu didatangkan beberapa hari mendekati waktu pemungutan suara di TPS.


Hal tersebut disampaikan Perwira Penghubung Kodim 1014 Pangkalan Bun di Nanga Bulik, Mayor Supriyanto.


“Untuk membantu pengamanan pilgub di Lamandau nanti akan ada BKO dari Kodim 1014 Pangkalan Bun sebanyak satu peleton. Diprediksi akan tiba sebelum adanya pergeseran logistik dari KPU ke PPK,” jelas dia.


KPU Lamandau merencanakan pergeseran logistik ke tingkat PPK pada H-2 pemungutan suara atau 25 Januari mendatang.


Rencananya, sambung Supriyanto, personel TNI yang didatangkan nantinya akan disiagakan di Koramil Nanga Bulik, Jalan Komplek Perkantoran Bukit Hibul Utara.


Sehingga, jika sewaktu-waktu dibutuhkan kepolisian untuk tambahan pengamanan, pihaknya akan langsung bergerak.


Mantan Danramil Arut Selatan Kobar, itu juga menyebutkan adanya BKO personel TNI ke Lamandau bukan dikarenakan daerah itu saat ini dalam kondisi tidak kondusif atau rawan.


Hal itu tidak lebih dari sekedar sikap antisipatif TNI untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.


Terpisah, Kapolres Lamandau, AKBP JP Siboro mengungkapkan, bersamaan dengan pengamanan pilgub, pihaknya belum mengetahui perihal BKO personel dari Polda Kalteng.(HN/B-11)